Arahan Strategis untuk PSI Kedatangan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Rakernas PSI Makassar disambut gegap gempita ribuan kader, menandai momen penting konsolidasi partai jelang Pemilu 2029.
Pada Jumat malam, 30 Januari 2026, suasana di Hotel Claro, Makassar, berubah riuh. Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), tiba di lokasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekitar pukul 21.15 Wita. Kedatangannya yang telah lama dinantikan itu langsung disambut dengan nyanyian “Selamat datang Jokowi di PSI” oleh ribuan kader yang memadati area lobi hotel. Suasana hangat dan penuh semangat ini mengawali rangkaian kunjungan Jokowi yang dijadwalkan memberikan arahan strategis sebagai Ketua Dewan Penasehat partai dalam penutupan Rakernas, Sabtu (31/1) besok.
Kedatangan yang Penuh Symbol
Jokowi, yang mengenakan batik cokelat dan topi putih, tiba di Bandara Sultan Hasanuddin didampingi ajudannya. Di bandara, ia telah disambut oleh sejumlah elite PSI, termasuk Ketua Harian Ahmad Ali, Sekjen Raja Juli Antoni, dan kader baru Rusdi Masse. Perjalanan dari bandara menuju hotel menjadi parade tersendiri, dimana mobil yang membawa Jokowi dikawal oleh ratusan mobil mewah berbalut branding PSI, seperti Lexus dan Alphard, yang telah disiapkan panitia untuk mendukung mobilitas acara. Kehadiran Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi dan Kapolda Sulsel juga turut memeriahkan sambutan ini.
Antusiasme Kader dan Misteri “Mister J”
Sesampai di Hotel Claro, sambutan kian meriah. Kader-kader PSI tidak hanya menyanyikan yel-yel penyambutan, tetapi juga menirukan suara khas “Hu, hu, hu” sebagai representasi simbol gajah partai mereka. Mereka berdesakan untuk menyaksikan dan mengabadikan momen kedatangan mantan presiden tersebut.
Kedatangan Jokowi ini memenuhi penantian yang sempat diungkapkan oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, saat pembukaan Rakernas sehari sebelumnya. Kaesang secara terbuka bertanya kepada Sekretaris Dewan Pembina Grace Natalie tentang kehadiran Ketua Dewan Penasehat. Kehadiran Jokowi juga menguatkan spekulasi sekaligus mengaburkan sosok “Mister J” – figur yang digadang-gadang akan menjadi Ketua Dewan Pembina PSI dan dijanjikan akan diumumkan oleh Kaesang setelah infrastruktur partai terbangun hingga ke tingkat TPS.
Rakernas PSI 2026: Konsolidasi Menuju Pemilu
Rakernas yang digelar dari tanggal 29 hingga 31 Januari 2026 ini bukan sekadar pertemuan rutin. Acara yang mengusung tema “PSI Rumah Bersama: Politik Terbuka dan Kerja Nyata untuk Indonesia” ini dihadiri oleh lebih dari 2.700 kader dari seluruh penjuru tanah air. Mereka berkumpul untuk memperkuat arah kebijakan, merapikan struktur organisasi hingga ke akar rumput, dan menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.
Dalam pidatonya, Kaesang menegaskan komitmen PSI sebagai rumah bersama bagi semua lapisan masyarakat, mulai dari buruh, nelayan, petani, hingga pekerja informal. Rakernas ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan energi dan solidaritas baru, khususnya dalam memperkuat basis partai di kawasan Indonesia Timur.
Arahan yang Dinanti dan Dinamika Politik
Jokowi dijadwalkan memberikan pidato dan arahan pada Sabtu siang, setelah Ketua Harian Ahmad Ali menyampaikan resolusi Rakernas. Menurut Ahmad Ali, pihak internal PSI memberikan keleluasaan penuh kepada Jokowi untuk menyampaikan materinya karena yakin beliau sangat paham dengan konteks yang dihadapi partai. Arahan dari figur sebesar Jokowi ini diharapkan dapat menjadi penguatan moral dan motivasi bagi kader-kader PSI untuk terus bekerja nyata.
Namun, di balik kemeriahan, Rakernas juga sempat diwarnai aksi unjuk rasa sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Kesatuan Rakyat Menggugat (Keramat) pada Kamis (29/1) sore. Mereka menyuarakan berbagai tuntutan, termasuk menolak kehadiran Jokowi yang mereka duga terlibat dalam beberapa kasus korupsi. Aksi ini menunjukkan bahwa kunjungan Jokowi ke Makassar tidak lepas dari dinamika dan penilaian publik yang beragam.

Peta Jalan Menuju 2029
Kehadiran Jokowi di Rakernas PSI Makassar jelas merupakan sinyal politik yang kuat. Ini bukan sekadar kunjungan kehormatan, tetapi bagian dari strategi konsolidasi besar-besaran PSI yang sedang membangun pondasi untuk kontestasi Pemilu 2029. Dengan dukungan dan arahan dari figur nasional seperti Jokowi, ditambah energi muda dari kader-kadernya, PSI sedang berusaha memposisikan diri sebagai kekuatan politik baru yang signifikan.
Semua mata kini tertuju pada arahan apa yang akan disampaikan Jokowi besok. Pesan-pesan strategis yang keluar dari pidatonya akan menjadi kompas bagi perjalanan PSI ke depan, menentukan apakah partai berlambang gajah ini benar-benar bisa menjadi “rumah bersama” dan kekuatan baru yang diperhitungkan dalam peta politik Indonesia lima tahun mendatang.
Kronologi Kedatangan dan Acara Jokowi di Rakernas PSI Makassar:
