Momen Dingin Anna Wintour Malam puncak penghargaan film paling bergengsi, Academy Awards atau Oscar 2026, tidak hanya menyuguhkan persaingan ketat Piala Oscar, tetapi juga momen-momen ikonik yang langsung viral di media sosial. Salah satu yang mencuri perhatian adalah aksi panggung antara Anne Hathaway dan Pemimpin Redaksi Vogue, Anna Wintour. Bukannya berbasa-basi, Wintour yang dikenal dengan aura dinginnya justru mengabaikan pertanyaan Hathaway dan dengan sengaja memanggilnya dengan nama yang salah. Alih-alih tersinggung, tingkah “cuek” legenda mode ini justru membuat Hathaway dan seluruh penonton terbahak. Kok bisa? Simak momen lengkapnya!
Kembali ke Panggung Oscar Setelah 12 Tahun
Momen ini terjadi saat keduanya didapuk untuk membacakan pemenang kategori Desain Kostum Terbaik serta Tata Rias dan Rambut Terbaik di Dolby Theatre, Los Angeles, pada Minggu (15/3/2026) waktu setempat.
Ini adalah kali pertama Anne Hathaway menginjakkan kaki di panggung Oscar setelah 12 tahun lamanya. Ia hadir dengan gaun hitam floral tanpa tali rancangan Valentino, sementara Wintour tetap setia dengan gaya khasnya: potongan rambut pageboy, gaun senada, dan kacamata hitam ikoniknya.
Berikut adalah ringkasan momen yang langsung mencuri perhatian jagat maya tersebut:
| Pemicu Momen | Aksi “Dingin” Anna Wintour | Reaksi Anne Hathaway & Publik |
|---|---|---|
| Anne bertanya pendapat Wintour tentang gaunnya | Mengabaikan pertanyaan, langsung mengumumkan nominasi | Tersenyum kecut, penonton tertawa riuh |
| Anne mempersilakan Wintour membacakan nominasi | Menjawab, “Terima kasih, Emily” (nama karakter Emily Blunt di film) | Momen puncak, penonton bersorak, Hathaway tertawa |
Sketsa “The Devil Wears Prada” di Panggung Oscar
Momen ini terasa sangat spesial karena merupakan reuni dadakan dari semangat film legendaris The Devil Wears Prada (2006). Dalam film tersebut, Anne Hathaway berperan sebagai Andy Sachs, asisten yang kewalahan menghadapi bosnya yang galak, Miranda Priestly. Karakter Miranda sendiri dikenal luas terinspirasi dari kepribadian Anna Wintour di dunia nyata.
Adegan Demi Adegan yang Penuh Kode
Sketsa singkat ini seolah membawa penonton kembali ke tahun 2006. Semuanya bermula ketika Hathaway mencoba memecah suasana dengan bertanya, “Anna, sekadar penasaran saja, bagaimana menurutmu gaun yang kupakai malam ini?”
Alih-alih menjawab, Wintour yang duduk di sampingnya hanya menoleh sekilas, lalu berkata datar, “Dan nominasi untuk kategori desain kostum terbaik adalah…” Jawaban singkat yang mengabaikan pertanyaan ini persis seperti gaya Miranda Priestly yang tidak ingin membuang waktu untuk urusan tidak penting.

Puncaknya terjadi saat Hathaway menawarkan Wintour untuk membaca daftar nominasi. Wintour menjawab dengan santainya, “Terima kasih, Emily”. Ini adalah kode keras bagi penggemar setia film tersebut, karena Emily adalah nama karakter yang diperankan Emily Blunt, asisten lain di kantor Miranda yang kerap menjadi sasaran salah panggil.
Seorang pengguna media sosial langsung berkomentar, “Ini mungkin 14 detik paling berkuasa dalam sejarah fashion.” Yang lain bercanda, “The Devil Wears Prada tidak pernah benar-benar berakhir.”
Lebih dari Sekadar Sketsa: Menyambut Sekuel yang Dinanti
Di balik gelak tawa, momen ini juga menjadi cara paling cerdas untuk mempromosikan film yang paling dinanti tahun ini: The Devil Wears Prada 2. Sekuel dari film ikonik ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 1 Mei 2026.
Yang Perlu Diketahui tentang Sekuelnya:
- Para Pemain Kembali: Anne Hathaway (Andy Sachs), Meryl Streep (Miranda Priestly), Emily Blunt (Emily Charlton), dan Stanley Tucci (Nigel) dikonfirmasi akan kembali berperan.
- Wajah Baru: Bergabung pula aktor-aktor papan atas seperti Kenneth Branagh, Lucy Liu, dan Justin Theroux.
- Kisah Terbaru: Cerita akan mengeksplorasi perubahan lanskap media fashion di era digital, di mana Miranda Priestly harus berhadapan dengan dunia baru yang tidak lagi mengandalkan majalah cetak.
Makna di Balik Gaun Anne Hathaway
Menariknya, pilihan busana Anne Hathaway bukan tanpa alasan. Gaun floral rancangan Valentino yang dikenakannya adalah sebuah penghormatan tulus untuk mendiang desainer legendaris Valentino Garavani yang baru saja berpulang. Hubungan Hathaway dan Valentino memang sangat dekat. Pada Januari lalu, ia bahkan sempat terbang ke Roma bersama Anna Wintour untuk menghadiri pemakaman sang desainer.
Kesimpulan
Malam Oscar 2026 tidak hanya dimenangkan oleh film Anora atau The Brutalist, tetapi juga oleh momen spontan yang penuh nostalgia dan kecerdasan. Sikap “cuek” Anna Wintour yang sengaja memanggil Anne Hathaway dengan nama “Emily” adalah contoh sempurna bagaimana humor kelas atas mampu menghibur audiens global. Bukannya marah, publik justru memujinya sebagai momen ikonik yang akan dikenang lama.
Momen ini menjadi pengingat manis bahwa meski waktu terus berjalan, pesona The Devil Wears Prada dan para pemainnya tidak akan pernah pudar. Kini, publik hanya bisa menanti apakah kejenakaan serupa akan kembali terjadi saat para pemain berkumpul di premier sekuelnya, 1 Mei mendatang.
