User-agent: * Disallow: Sitemap: https://beatlesonline.com/sitemap.xml
Momen Unik Pasha Ungu Nyanyikan Lagu Noah Saat Rapat Serius Bahas Bencana di DPR
Momen Unik Pasha Ungu Nyanyikan Lagu Noah Saat Rapat Serius Bahas Bencana di DPR

Momen Unik Pasha Ungu Nyanyikan Lagu Noah Saat Rapat Serius Bahas Bencana di DPR

Momen Unik Pasha Ungu Di tengah rapat serius Komisi VIII DPR yang membahas mitigasi bencana, suasana tiba-tiba cair ketika anggota dewan Pasha Ungu menyanyikan sepenggal lirik lagu Noah untuk menyampaikan kekhawatirannya akan pengulangan bencana.

Pada 3 Februari 2026, rapat kerja Komisi VIII DPR yang membahas penanganan bencana bersama Kementerian Sosial dan BNPB menyisakan momen tak biasa. Anggota dewan yang juga vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau yang dikenal sebagai Pasha Ungu, tiba-tiba menyanyikan sepenggal lagu Noah berjudul “Dan Terjadi Lagi…” di tengah pembahasan serius.

“Ini ada desas-desus soal rob dan lain sebagainya ini, Pak, ini kan agak mengerikan. Kalau kami ditanya, kami tidak paham teknisnya, bagaimana kami harus menjelaskan?” kata Pasha yang menyoroti potensi bencana banjir rob di Jakarta.

Latar Belakang Rapat dan Isu Bencana

Rapat kerja Komisi VIII DPR tersebut digelar untuk membahas strategi mitigasi bencana nasional. Pasha Ungu menyampaikan beberapa poin penting dalam pemaparannya:

  • Edukasi kebencanaan yang lebih aktif dari BNPB melalui kolaborasi dengan anggota DPR
  • Sosialisasi oleh tenaga teknis BNPB di daerah untuk membantu masyarakat memahami risiko bencana
  • Isu pemadaman listrik 7 hari yang mengkhawatirkan masyarakat
  • Pentingnya riset BNPB terkait aktivitas pertambangan di Sulawesi Tengah dan dampaknya

Pasha menekankan bahwa meskipun Sulawesi Tengah bukan daerah pemilihannya, wilayah tersebut adalah kampung halamannya sehingga tetap menjadi perhatiannya.

Momen Spontan Bernyanyi Lagu Noah

Di tengah penyampaian concern-nya, Pasha Ungu tiba-tiba menyanyikan sepenggal lirik dari lagu Noah: “Dan terjadi lagi… kisah lama yang terulang kembali.”

Penggalan lagu ini digunakan Pasha untuk menyampaikan harapannya agar bencana yang pernah terjadi di Sumatera tidak terulang di wilayah lain. “Kita berharap, Pak Pimpinan, ini kalau ada kementerian yang harus dipanjangkan umurnya oleh Allah SWT, ini harusnya BNPB sama Kementerian Sosial, Pak. Kenapa? Urusan Bapak-bapak ini, Pak, tidak pernah putus,” lanjut Pasha.

Analisis Makna Lirik dalam Konteks Rapat

Lagu “Dan Terjadi Lagi…” yang dinyanyikan Pasha Ungu sebenarnya bukan lagu utama Noah, tetapi penggalan lirik ini memiliki makna mendalam dalam konteks pembahasan bencana:

  1. Pesan tentang pengulangan sejarah – Mengingatkan bahwa bencana sering terulang ketika pembelajaran tidak diambil
  2. Peringatan preventif – Menyiratkan pentingnya tindakan pencegahan sebelum bencana terjadi lagi
  3. Ekspresi kekhawatiran – Merepresentasikan kecemasan masyarakat akan potensi bencana berulang

Profil Singkat Noah (Grup Musik)

Noah, sebelumnya dikenal sebagai Peterpan, adalah grup musik rok asal Bandung yang dibentuk tahun 2000. Berikut perjalanan penting mereka:

PeriodeNama GrupPencapaian Penting
2000-2009PeterpanAlbum “Bintang di Surga” (2004) terjual 3 juta kopi
2009-2012Masa transisiAriel menghadapi kasus hukum
2012-sekarangNOAHAlbum “Seperti Seharusnya” terjual 1 juta kopi

Transformasi nama grup dari Peterpan menjadi Noah terjadi pada 2 Agustus 2012 dengan makna “membuat nyaman, memberi ketenangan dan panjang umur”. Saat ini, formasi Noah terdiri dari Ariel (vokal), Lukman (gitar), dan David (kibor).

Momen Unik Pasha Ungu Nyanyikan Lagu Noah Saat Rapat Serius Bahas Bencana di DPR

Musik sebagai Medium Penyampaian Pesan Serius

Momen Pasha Ungu bernyanyi di tengah rapat DPR mengingatkan kita pada kekuatan musik sebagai alat komunikasi yang efektif, bahkan dalam konteks formal:

  1. Musik meningkatkan retensi pesan – Pesan yang disampaikan melalui musik lebih mudah diingat
  2. Emosional connection – Musik dapat menyentuh sisi emosional pendengar
  3. Penyederhanaan pesan kompleks – Lirik lagu dapat merangkum isu kompleks dalam kalimat sederhana

Penelitian menunjukkan bahwa musik dapat mempengaruhi cara berpikir dan bersikap individu, termasuk dalam konteks edukasi kebencanaan. Dalam jurnal “How Can Music Help Us to Address the Climate Crisis?” (2022), musik dikategorikan sebagai medium yang mampu mengkomunikasikan pesan lingkungan melalui tiga pendekatan: komunikasi data, ekspresi artistik, dan ekologi akustik.

Tanggapan dan Implikasi

Meskipun momen ini terkesan spontan dan cair, ada beberapa hal yang dapat dianalisis:

  • Strategi komunikasi politik – Penggunaan medium pop culture untuk menyampaikan pesan serius kepada publik
  • Bridging different worlds – Menjembatani dunia politik formal dengan ekspresi budaya populer
  • Public engagement – Membuat pembahasan kebencanaan yang biasanya teknis menjadi lebih relatable

BNPB dan Kementerian Sosial mungkin dapat mempertimbangkan kolaborasi dengan musisi untuk kampanye edukasi kebencanaan, mengingat efektivitas musik dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat luas.

Fakta-Fakta tentang Noah yang Relevan

  • Noah telah menjual lebih dari 9 juta album di Indonesia
  • Mereka memegang rekor MURI untuk konser di 5 negara dalam 1 hari (2012)
  • Proyek Second Chance mereka merekam ulang lagu-lagu era Peterpan dengan aransemen baru
  • Lirik lagu Noah dikenal puitis dan inspirasional, terinspirasi dari karya Kahlil Gibran

Kesimpulan

Momen Pasha Ungu menyanyikan lagu Noah di tengah rapat DPR tentang bencana bukan sekadar kejadian spontan, tetapi menunjukkan potensi musik sebagai alat komunikasi kebijakan. Di satu sisi, hal ini mencairkan suasana rapat yang tegang, sementara di sisi lain, menyampaikan pesan serius tentang pencegahan bencana dengan cara yang mudah diingat.

Pendekatan semacam ini mungkin dapat menjadi contoh bagaimana bahasa pop culture dapat diintegrasikan dalam diskusi kebijakan formal untuk membuatnya lebih mudah diakses oleh masyarakat umum. Sementara sebagian mungkin memandangnya sebagai sikap kurang serius, yang lain melihatnya sebagai strategi komunikasi kreatif dalam menyampaikan pesan penting tentang mitigasi bencana.

Musik, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian, memiliki kemampuan untuk merangsang pelepasan dopamin dan mempengaruhi suasana hati – sesuatu yang mungkin dibutuhkan dalam pembahasan topik berat seperti bencana yang sarat dengan kekhawatiran dan ketidakpastian.

author

Clara Host Berita Akurat

Pencarian Berita Akurat 2026 Berakhir Di Sini. Update Terkini & Terverifikasi Pencarian berita akurat 2026 Anda berakhir di sini. Akses update perdana & informasi terverifikasi seputar berita terbaru, ekonomi, dan teknologi.

Similar Posts