Pesan Terakhir Lula Lahfah kepada sahabatnya, Keanu Agl, pada Kamis (22/1/2026) malam, mengungkap ketakutan mendalamnya menjelang prosedur medis. Nu, gue takut,” katanya, dalam percakapan yang menjadi komunikasi terakhir mereka sebelum ia ditemukan meninggal dunia di apartemennya keesokan harinya
Kronologi Singkat Menjelang Kepergian Lula Lahfah
Curhat Rasa Sakit dan Ketakutan Menjelang Tindakan Medis
Dalam pesan yang dibagikan Keanu Agl melalui media sosial, Lula Lahfah terlihat sangat khawatir dengan kondisi kesehatannya. Ia bercerita bahwa ususnya mengalami pembengkakan dan penebalan, sehingga dokter menyarankan untuk melakukan tindakan kolonoskopi.
“Nu, gue takut. Usus gue masih bengkak penebalan. Terus gue harus colonoscopy di teropong. Bius total. Dimasukin selang kamera,” tulis Lula dalam pesan singkatnya. Ia kembali menegaskan rasa takutnya dengan menambahkan, “Gue takut banget,”.
Menanggapi kekhawatiran sahabatnya, Keanu Agl berusaha menenangkan. Ia membalas pesan Lula dengan kalimat penuh dukungan, “Gapapa, everything is gonna be oke. Santai, dzikir aja,” sambil mengingatkannya untuk mendekatkan diri pada Allah.

Kondisi Kesehatan yang Diderita
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Lula Lahfah diketahui memiliki riwayat penyakit yang cukup serius. Ia disebutkan baru saja menjalani operasi batu ginjal dan juga menderita asam lambung akut.
Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan obat-obatan, termasuk obat untuk batu ginjal. Meskipun demikian, penyebab kematian pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan medis yang lebih lanjut.
Duka Mendalam Keluarga dan Sahabat
Kepergian Lula Lahfah yang mendadak pada usia 26 tahun meninggalkan duka yang sangat dalam bagi keluarga, sahabat, dan juga rekan-rekannya di dunia hiburan.
- Rencana yang Tertunda: Keanu mengungkapkan, di hari kematian Lula, mereka sebenarnya berencana untuk memberikan kejutan ulang tahun kepada sahabat mereka yang lain, Dara Arafah. Mereka bahkan sudah memakai pakaian serba hitam—yang tanpa disadari justru seperti menjadi pertanda duka.
- Liburan yang Tak Terselesaikan: Kelompok sahabat tersebut juga telah merencanakan dan mempersiapkan liburan bersama ke Chiang Mai, Thailand, pada awal Februari. Semua tiket dan penginapan sudah dipesan, tetapi rencana itu kini tinggal kenangan.
- Penyesalan yang Mendalam: Keanu merasa sangat terpukul dan menyesal karena tidak bisa berada di samping Lula di saat-saat terakhirnya. Ia sama sekali tidak mengira bahwa keluhan sakit perut yang disampaikan Lula akan berujung pada kematian.
Penyelidikan Kepolisian
Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas, Kombes Budi Hermanto, telah mengungkapkan kronologi penemuan jasad Lula Lahfah. Berdasarkan pemeriksaan awal di Rumah Sakit Fatmawati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada jasad almarhumah.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk memperoleh keterangan yang lebih lengkap. Reza Arap, yang merupakan pasangan Lula, juga telah dipanggil untuk dimintai klarifikasi.
Refleksi dari Sebuah Pesan Terakhir
Pesan “Nu, gue takut” dari Lula Lahfah bukan sekadar ungkapan kekhawatiran menjelang operasi. Ia menjadi potret manusiawi seorang publik figur yang, di balik gemerlap dunia maya, juga merasakan keraguan dan ketakutan yang sama seperti kita semua.
Kisah ini mengingatkan kita akan betapa berharganya kesehatan dan pentingnya mendengarkan keluhan tubuh sendiri. Di sisi lain, ia juga menunjukkan kuatnya ikatan persahabatan yang tetap dikenang meskipun harus berakhir dengan cara yang tidak terduga.
Kepergian Lula Lahfah yang begitu cepat meninggalkan banyak pelajaran. Semoga ia tenang di tempat yang lebih baik, dan keluarganya diberikan ketabahan.
