User-agent: * Disallow: Sitemap: https://beatlesonline.com/sitemap.xml
Polisi Ungkap Efek Mengerikan Vape Etomidate, dari Kejang hingga Kematian Mendadak
Polisi Ungkap Efek Mengerikan Vape Etomidate, dari Kejang hingga Kematian Mendadak

Polisi Ungkap Efek Mengerikan Vape Etomidate, dari Kejang hingga Kematian Mendadak

Polisi Ungkap Efek Mengerikan Vape Jakarta, 11-02-2026 – Mereka tidak digigit, tidak berjalan terseok-seok, dan tidak membusuk. Tapi setelah menghirup uap dari cartridge kecil beraroma manis, korban-korban ini kehilangan kesadaran, tubuhnya kaku tak terkendali, matanya terbalik—seolah jiwa mereka lenyap seketika. Polisi menyebutnya “liquid zombie”, dan ancamannya kini nyata di depan mata.


⚠️ BUKAN FILM HOROR: INI ADALAH ANCAMAN NYATA

Pemberitaan tentang vape beracun memang pernah ramai. Tapi kasus yang baru saja diungkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa (10/2/2026) lalu berbeda level. Ini bukan lagi soal cairan kadaluarsa atau nikotin ilegal. Ini soal senjata biologis dalam kemasan pod mungil.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengungkapkan jaringan internasional yang menyelundupkan ribuan cartridge berisi etomidate, zat anestesi kuat yang hanya boleh digunakan di ruang operasi dengan pengawasan ketat .

Bayangkan: obat bius yang biasa dipakai untuk membuat pasien tidak sadar selama operasi besar, kini dijual bebas di kalangan remaja dengan harga terjangkau, dikemas dalam pod dengan rasa Tango Ice BlastHaribo, dan berbagai varian “child-friendly” lainnya .


🔫 DETIK-DETIK PENGUNGGKAPAN: DARI HOTEL BERBINTANG HINGGA KOPER HIJAU BERISI 5.095 RACUN

Kronologi yang dirilis polisi pada 10-11 Februari 2026 bak adegan film kriminal :

TanggalLokasiTersangkaBarang Bukti
13 Jan 2026Hotel di JakbarR (35)333 pod + ponsel
30 Jan 2026JakutRP (32), MR (25), N (37)5.095 pod dalam koper hijau

Angka-angka ini mencengangkan. Dari tangan tersangka pertama, polisi mendapati fakta bahwa total 5.139 cartridge ia terima dari Jambi pada 10 Desember 2025. Sebanyak 4.806 buah—atau 93%—telah didistribusikan ke berbagai titik di Jakarta dan sekitarnya .

Artinya: ribuan anak muda, pelajar, dan pekerja kantoran mungkin sudah menghirup racun ini tanpa sadar. Dan mereka tidak tahu bahwa yang mereka hisap bukan sekadar “vape rasa buah”, melainkan anestesi golongan obat keras ilegal.


🧠 APA ITU ETOMIDATE? OBAT BIUS YANG DISALAHGUNAKAN

Untuk memahami seberapa gila modus ini, kita harus mengenal etomidate lebih dekat.

Dr. Erlina Burhan, Dokter Spesialis Paru dan pakar kesehatan masyarakat, menjelaskan dengan gamblang :

“Sebagai dokter, kami menggunakan etomidate dengan penuh kehati-hatian. Dosisnya presisi, pantauan ketat, karena salah sedikit saja, efeknya bisa fatal.”

Etomidate adalah hipnotik intravena kerja cepat yang bekerja pada sistem saraf pusat. Dalam praktik medis, ia digunakan untuk induksi anestesi—membuat pasien tidak sadar sebelum operasi. Efeknya: relaksasi otot total, depresi pernapasan, dan hilangnya refleks tubuh .

Sekarang bayangkan zat ini diuapkan, dihirup, masuk ke paru-paru dan otak remaja yang hanya ingin “coba-coba vape” karena ikut-ikutan teman.

Polisi Ungkap Efek Mengerikan Vape Etomidate, dari Kejang hingga Kematian Mendadak

☠️ EFEK “ZOMBIE”: APA YANG TERJADI PADA TUBUH?

Pertanyaan besarnya: mengapa disebut “zombie”?

1. Hilang Kesadaran Total
Korban yang menghirup etomidate dosis tinggi dapat mengalami kehilangan kesadaran mendadak. Tubuh mereka mungkin masih berdiri atau duduk, tetapi secara neurologis mereka “tidak ada di sana”. Matanya terbuka tapi kosong, tidak merespons panggilan—seperti mayat hidup .

2. Kejang dan Gemetar Tak Terkendali
Polda Kepri dan BNN mencatat bahwa pengguna etomidate kerap mengalami kejang pada tangan dan kaki, disertai tremor hebat . Di Jepang, kasus serupa membuat pemerintah setempat buru-buru menetapkan etomidate sebagai narkotika golongan II pada Mei 2025 .

3. Gangguan Pernapasan Fatal
Sebagai depresan sistem saraf pusat, etomidate memperlambat laju napas hingga titik kritis. Dalam dosis yang tidak terkontrol, korban bisa berhenti bernapas sama sekali .

4. Disorientasi dan Amnesia
Pengguna yang selamat dari efek akut seringkali tidak mengingat apa yang terjadi saat “high”. Ini bukan sekadar mabuk; ini adalah pemadaman paksa fungsi memori oleh zat kimia.

5. Risiko Kematian Mendadak
Pemerintah Thailand melalui Wakil Kepala Layanan Kesehatan Publiknya telah mengeluarkan peringatan keras: vape etomidate bisa mengancam nyawa. Bukan dalam 20 tahun, bukan karena kanker paru—tapi dalam hitungan menit setelah konsumsi .


🌏 BUKAN FENOMENA LOKAL: DARI OKINAWA HINGGA LONDON

Yang terjadi di Jakarta bukan kasus isolasi. Gelombang “vape zombie” ini bersifat global:

NegaraStatus EtomidateTemuan
ThailandTerlarang (rokok elektrik dilarang total)Sindikat China; 1.7 juta pengguna vape, 73% di bawah 30 tahun 
JepangNarkotika Golongan II (Mei 2025)10+ tersangka di Okinawa; sindikat pasok dari India via Singapura 
Hong KongObat berbahaya (Feb 2025)Kepemilikan diancam penjara 
TaiwanNarkotika Golongan II (Nov 2024)Kriminalisasi pengguna dan pengedar 
InggrisCatatan: berbeda zat (Spice)1 dari 6 vape di sekolah mengandung “zombie drug” 

Catatan kritis: Di Inggris, “zombie drug” merujuk pada Spice (synthetic cannabinoid), zat berbeda dengan etomidate. Namun polanya sama: vape palsu dengan kandungan mematikan yang dijual dengan rasa menarik dan menyasar anak sekolah .


🎯 SASARAN UTAMA: ANAK SEKOLAH DAN REMAJA

Inilah bagian paling mengerikan dari skenario ini. Polisi dan BNN menemukan bahwa vape etomidate dijual dengan harga terjangkau, kemasan stylish, dan rasa yang familiar .

Modus operandinya:

  • Dijual via aplikasi pesan dan media sosial (Snapchat, WhatsApp, Telegram) 
  • Menggunakan istilah samar: “liquid special”, “pod extra”, “premium juice”
  • Kemasan polos, tanpa merek, tanpa komposisi
  • Satu cartridge dibanderol sekitar Rp 150-300 ribu—terjangkau untuk remaja dengan uang jajan pas-pasan

Di Thailand, vape serupa bahkan sempat dijual sebagai “Toy Pods” dengan bentuk karakter kartun dan batang cokelat . Di Batam, Polda Kepri menemukan laboratorium mini yang memproduksi cairan etomidate dengan berbagai merek palsu .

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengakui tantangan terbesar adalah tidak ada ciri fisik yang membedakan vape normal dengan vape etomidate. Satu-satunya cara adalah uji laboratorium .

“Tidak ada ciri-ciri khusus untuk mengetahui rokok elektrik tersebut mengandung etomidate atau tidak, karena perlu dilakukan uji laboratorium.”

Artinya: seorang guru, orang tua, bahkan polisi sekalipun tidak bisa membedakan hanya dengan melihat.


🏛️ STATUS HUKUM: LUBANG REGULASI YANG DIMANFAATKAN

Pertanyaan krusial: etomidate itu narkoba atau bukan?

Jawabannya: BELUM, setidaknya di Indonesia.

Saat ini, etomidate bukan narkotika menurut UU Narkotika. Ia adalah obat keras yang peredarannya diawasi ketat dan hanya boleh digunakan di fasilitas kesehatan. Artinya, menjual etomidate bebas adalah pelanggaran UU Kesehatan, bukan UU Narkotika .

Namun, Polres Tanjung Priok tetap menjerat tersangka dengan Pasal 119 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan argumentasi bahwa etomidate dapat dikategorikan sebagai “zat psikoaktif baru” yang dilarang .

Ancaman hukuman:

  • Penjara minimal 5 tahun, maksimal seumur hidup atau mati
  • Denda maksimal Rp 10 miliar

Negara tetangga sudah bergerak lebih cepat. Taiwan, Jepang, dan Hong Kong telah secara resmi mengkriminalisasi etomidate . Indonesia masih dalam tahap “mewaspadai” dan “menindak” tanpa payung hukum spesifik.


🩸 KESAKSIAN YANG TIDAK BISA DIBUNGKAM

Meski di Indonesia belum ada korban jiwa terkonfirmasi, kita bisa belajar dari Inggris di mana vape mengandung Spice telah merenggut masa depan anak-anak.

Dan Griffiths, ayah dari Ash (14), menceritakan pengalaman mengerikan putranya setelah menghirup satu vape yang didapat dari teman sekolah :

“Ash tidak tahu apa isinya. Setelah dua kali hisap, dia pingsan, teman-temannya malah tertawa mengira itu bercanda. Untung ada perawat lewat dan memanggil ambulans. Sejak itu, dia sudah kejang enam kali, bolak-balik rumah sakit. Hidupnya berubah selamanya.”

Prof. Chris Pudney, peneliti dari University of Bath yang menganalisis 596 vape yang disita dari sekolah-sekolah Inggris, menemukan bahwa satu dari enam vape mengandung Spice—zat yang memicu serangan jantung, kejang, dan episode psikotik .

Kutipannya menggetarkan:

“Anda menemukan spice di tiga tempat: penjara, komunitas tunawisma, dan sekolah.”

Pertanyaan kita sekarang: Apakah Indonesia akan menunggu sampai anak-anak kita masuk rumah sakit—atau lebih buruk, meninggal dunia—sebelum mengambil tindakan tegas?


🛡️ YANG HARUS DILAKUKAN: DARI ORANG TUA HINGGA NEGARA

✅ Untuk Orang Tua:

  1. BUKA SUARA, BUKAN MARAH. Anak yang kecanduan atau terpapar butuh pertolongan, bukan hukuman.
  2. KENALI CIRI-CIRI: Jika anak Anda tiba-tiba pingsan, kejang, atau tidak responsif setelah nongkrong, segera bawa ke IGD dan minta tes toksikologi.
  3. AWASI PEMBELIAN ONLINE. Vape ilegal mayoritas dijual via media sosial. Periksa aplikasi pesan anak Anda.

✅ Untuk Sekolah:

  1. LARANGAN TOTAL VAPE DI LINGKUNGAN SEKOLAH. Bukan sekadar teguran, tapi sanksi tegas.
  2. EDUKASI BERBASIS FAKTA. Bukan hanya “narkoba itu jahat”, tapi tunjukkan artikel, video, dan kesaksian korban.
  3. GURU SEBAGAI MATA DAN TELINGA. BNNK Gianyar telah memulai program ini .

✅ Untuk Pemerintah:

  1. SEGERA TETAPKAN ETOMIDATE SEBAGAI NARKOTIKA GOLONGAN I. Jangan tunggu korban jatuh.
  2. SEMPURNAKAN REGULASI VAPE. Larangan total mungkin kontroversial, tetapi labelisasi, uji kandungan, dan kriminalisasi zat aditif ilegal adalah keharusan.
  3. KERJA SAMA INTERPOL. Jaringan ini internasional. Pelaku di Jakarta dapat pasokan dari Jambi, dari Malaysia, dari China, dari India. Potong rantainya.

✍️ EPILOG: SEBUAH PILIHAN

Kita sedang berhadapan dengan musuh yang cerdas, kejam, dan tanpa moral. Masa bodoh jika pembeli mereka adalah anak kelas 2 SMP. Mereka tidak peduli jika produk mereka menyebabkan kejang seumur hidup. Mereka hanya peduli pada uang.

Vape zombie bukan lagi cerita horor dari Thailand atau Jepang. Ia sudah di Jakarta, di Batam, mungkin di sekolah dekat rumah Anda.

Polisi sudah bergerak. Ribuan cartridge sudah disita. Empat tersangka sudah dijerat pasal berlapis. Tapi selama masih ada permintaan, selama masih ada anak muda yang penasaran “coba-coba”, selama masih ada orang tua yang tidak tahu anaknya membeli pod dari teman sekelas—jaringan ini akan terus tumbuh.

Kita punya pilihan: menunggu korban, atau bertindak sekarang.


*Artikel ini disusun berdasarkan data dari konferensi pers Polres Pelabuhan Tanjung Priok (10-11 Februari 2026), pernyataan resmi Polda Kepri, BNN, pakar kesehatan Dr. Erlina Burhan, serta laporan dari Jepang, Thailand, Hong Kong, Taiwan, dan Inggris. Tetap waspada, dan bagikan artikel ini kepada orang-orang yang Anda sayangi.*


author

Clara Host Berita Akurat

Pencarian Berita Akurat 2026 Berakhir Di Sini. Update Terkini & Terverifikasi Pencarian berita akurat 2026 Anda berakhir di sini. Akses update perdana & informasi terverifikasi seputar berita terbaru, ekonomi, dan teknologi.

Similar Posts