User-agent: * Disallow: Sitemap: https://beatlesonline.com/sitemap.xml

Site icon Pencarian berita akurat 2026 Anda berakhir di sini. Akses update perdana & informasi terverifikasi seputar berita terbaru, ekonomi, dan teknologi.

Serangan Rudal Rusia Tewaskan 2 Warga Sipil di Kryvyi Rih, Ukraina

Gelombang Serangan Rudal Rusia kembali menerjang Ukraina, kali ini menyasar jantung kota industri Kryvyi Rih di wilayah Dnipropetrovsk. Serangan rudal yang terjadi pada Senin (31/7/2023) waktu setempat menewaskan sedikitnya dua orang warga sipil dan melukai puluhan lainnya, termasuk anak-anak. Kota yang dikenal sebagai penghasil baja dan merupakan kampung halaman Presiden Volodymyr Zelensky ini kembali menjadi saksi bisu kekejaman perang.

Kronologi dan Dampak Serangan

Berdasarkan laporan otoritas Ukraina, pasukan Rusia melancarkan dua serangan rudal yang menargetkan area permukiman sipil. Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko menyebutkan, satu rudal menghancurkan sebuah gedung sekolah berlantai empat, sementara rudal lainnya menghantam langsung sebuah gedung apartemen sembilan lantai. Dampaknya sangat parah; gedung apartemen mengalami kerusakan berat di lantai empat hingga sembilan.

Saat ini, operasi penyelamatan dan pencarian korban masih berlangsung intensif. Pejabat setempat menyatakan sejumlah warga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk. Kantor Kejaksaan melaporkan setidaknya 25 orang mengalami luka-luka, dan di antara korban tersebut terdapat empat anak-anak.

AspekKeterangan
Waktu KejadianSenin, 31 Juli 2023
LokasiKota Kryvyi Rih, Oblast Dnipropetrovsk, Ukraina
Jenis SeranganSerangan rudal ganda
TargetGedung sekolah (4 lantai) & gedung apartemen (9 lantai)
Korban Jiwa (minimal)2 orang tewas
Korban LukaSekitar 20-25 orang, termasuk 4 anak-anak
StatusEvakuasi dan pencarian korban masih berlangsung

Reaksi dan Konteks

Presiden Volodymyr Zelensky, yang menghabiskan masa kecilnya di Kryvyi Rih, mengutuk keras serangan ini. Dalam pernyataannya di media sosial, Zelensky menyebut serangan tersebut sebagai bagian dari pengeboman teroris Rusia yang dengan sengaja menargetkan objek sipil dan perumahan. Ia menegaskan, “Teror ini tidak akan membuat kami takut atau menghancurkan kami”.

Kryvyi Rih, dengan populasi lebih dari 600.000 jiwa sebelum perang, merupakan kota industri strategis dan telah berulang kali menjadi sasaran serangan sejak konflik dimulai. Serangan ini bukan yang pertama dan terakhir. Pada Maret 2025, kota ini kembali diserang dengan rudal yang menghantam sebuah hotel, menewaskan setidaknya dua orang dan melukai tujuh lainnya. Bahkan, dalam laporan terpisah pada tanggal yang sama, serangan juga terjadi di kota Kherson yang mengakibatkan satu orang tewas.

Peristiwa ini kembali mengingatkan dunia akan penderitaan warga sipil Ukraina yang terus berlanjut. Serangan terhadap infrastruktur sipil dan perumahan, termasuk sekolah, merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional. Dunia internasional terus mendesak diakhirinya agresi dan dilindunginya nyawa orang yang tidak bersalah di tengah eskalasi konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Exit mobile version