Pengakuan yang Mengguncang Dunia Hiburan
TABIR Pengakuan Denada Dalam sebuah video yang diunggah ke Instagram pada Senin, 2 Februari 2026, penyanyi Denada Tambunan tampil dengan wajah penuh penyesalan. Sambil menahan tangis, ia akhirnya mengungkap rahasia yang telah lama dipendam: Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Pengakuan emosional ini sekaligus membuka kotak Pandora yang memicu spekulasi liar di media sosial, salah satunya menyeret nama aktor senior Adjie Pangestu sebagai ayah biologis Ressa, sebuah klaim yang telah dibantah tegas.
Denada beralasan bahwa kondisi psikisnya di masa lalu tidak layak untuk mengasuh seorang anak, sehingga ia terpaksa berpisah dari Ressa sejak bayi. “Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi,” ucapnya dengan suara bergetar. Pengakuan ini menjadi puncak dari isu penelantaran anak yang sebelumnya telah bergulir hingga ke ranah hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Misteri Ayah Biologis dan “Cocoklogi” Netizen
Saat tabir identitas ibu terbuka, publik langsung penasaran dengan sosok ayah kandung Ressa. Ruang kosong inilah yang kemudian diisi oleh spekulasi warganet. Berbekal foto lawas dan teori yang dikenal sebagai “cocoklogi”, nama Adjie Pangestu pun viral diduga sebagai ayah biologis Ressa.
Adjie Pangestu, yang dikait-kaitkan karena riwayat asmaranya di tahun 2001, terpaksa angkat bicara menanggapi rumor yang ia sebut “permainan di medsos”. Dengan nada santai tetapi tegas, ia menyatakan bahwa spekulasi tersebut sama sekali tidak berdasar.
Bantahan Tegas Adjie Pangestu: “Gue Nggak Ada Hubungan Sama Denada”
Adjie Pangestu membantah semua keterkaitan dengan Denada dan kasus ini. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan personal maupun profesional dengan penyanyi tersebut.
“Secara personal gue enggak kenal. Pernah ketemu sekali, itu pun sama mantan suaminya dalam sebuah acara saja. Kalau main bareng, atau telepon-teleponan, atau kerja bareng, itu sama sekali nggak pernah,” jelas Adjie. Ia mengaku sempat kaget melihat fotonya diambil dari internet dan diberi narasi yang tidak benar.
Bukan hanya dirinya, Adjie bahkan merasa kesal ketika rumor mulai menyasar anaknya, Muhammad Rafi Akbar Putra Pangestu. Kepada Rafi, Adjie telah meminta maaf karena namak anaknya ikut terseret dalam kegaduhan ini, meski Rafi sendiri menanggapi dengan santai.
Pihak Ressa: Luka dan Gugatan Hukum
Sementara Denada memohon maaf, di sisi lain, Ressa Rizky dan kuasa hukumnya justru menyoroti luka dan kekecewaan yang telah berlangsung puluhan tahun. Ressa, yang kini berusia 24 tahun, telah mendaftarkan gugatan terhadap Denada atas dugaan penelantaran anak sejak 26 November 2025.
Kuasa hukum Ressa, Ronald, mengungkapkan bahwa pengakuan Denada tidak serta merta menghapus rasa sakit hati kliennya. Ia juga membantah klaim bahwa Ressa tinggal di tempat yang layak, menyebutnya justru lebih mirip “gudang”. Dalam gugatannya, Ressa menuntut pengakuan status anak dan pemenuhan hak hidup, termasuk biaya hidup yang disebut-sebut mencapai Rp 7 miliar.
Kronologi Lengkap: Dari Pengakuan hingga Polemik
Dampak dan Reaksi Publik
Pengakuan Denada menuai berbagai reaksi. Di satu sisi, ada yang memuji keberaniannya, di sisi lain, banyak netizen yang curiga dengan kesan kurang tulus, terutama setelah ia langsung mengubah bio Instagramnya menjadi “Proud Ibu of AA & RR”. Perubahan ini dianggap sebagian orang sebagai gimmick atau strategi publik semata.
Lebih jauh, pengacara Ressa mengungkapkan bahwa setelah gugatan diajukan, Denada hanya mengirimkan pesan singkat: “Apapun yang terjadi I always love you”. Pesan ini tidak dibalas oleh Ressa, yang merasa selama ini keluh kesahnya pun tidak mendapat respons.
Pertanyaan yang Masih Menggantung
- Siapa sebenarnya ayah biologis Ressa Rizky?
Hingga saat ini, identitas ayah kandung Ressa masih menjadi misteri. Denada memilih untuk tidak mengungkapkannya dan fokus meminta maaf. Ada spekulasi lain dari seorang penyanyi dangdut, Tessa Mariska, yang menyebut ayah Ressa adalah seorang rapper, meski ia enggan menyebut nama. - Bagaimana kelanjutan gugatan hukumnya?
Proses hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi masih berlangsung. Gugatan senilai Rp 7 miliar tersebut akan menentukan tanggung jawab hukum Denada terkait masa lalu Ressa. - Apakah Adjie Pangestu benar-benar tak terlibat?
Berdasarkan pernyataan tegas dan konsisten dari Adjie Pangestu sendiri, serta tidak adanya bukti maupun pengakuan dari pihak lain, dapat disimpulkan bahwa ia memang tidak terlibat dalam kasus ini.
Kesimpulan
Drama keluarga Denada dan Ressa Rizky adalah kisah kompleks antara pengakuan, penyesalan, dan luka lama yang belum sembuh. Pengakuan Denada mungkin menjadi awal untuk rekonsiliasi, tetapi jalan menuju pemulihan hubungan ibu dan anak ini masih panjang, terbebani oleh tuntutan hukum dan rasa kecewa yang mendalam.
Sementara itu, terseretnya nama Adjie Pangestu dalam pusaran spekulasi adalah cermin nyata bagaimana “kebenaran” versi media sosial sering kali lebih cepat menyebar daripada fakta sesungguhnya. Kasus ini mengingatkan kita untuk lebih bijak dan kritis sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Catatan Editorial: Artikel ini disusun berdasarkan pemberitaan dari berbagai sumber media terpercaya hingga tanggal 3 Februari 2026. Perkembangan kasus dan informasi lebih lanjut dapat berubah sesuai dengan keterangan resmi dari pihak-pihak yang terkait.
Untuk memahami dinamika kasus ini lebih dalam, Anda mungkin tertarik untuk membaca tentang detail gugatan penelantaran anak yang diajukan Ressa, atau mengikuti perkembangan proses mediasi hukum yang mungkin terjadi antara kedua belah pihak.
