User-agent: * Disallow: Sitemap: https://beatlesonline.com/sitemap.xml
Tanggul Kali Angke Jebol, Banjir Rendam Pinang Griya: Kronologi hingga Upaya Penanganan
Tanggul Kali Angke Jebol, Banjir Rendam Pinang Griya: Kronologi hingga Upaya Penanganan

Tanggul Kali Angke Jebol, Banjir Rendam Pinang Griya: Kronologi hingga Upaya Penanganan

Tanggul Kali Angke Jebol Bencana banjir kembali melanda Kota Tangerang. Perumahan Pinang Griya Permai di Kecamatan Pinang menjadi salah satu lokasi terdampak terparah setelah tanggul penahan Kali Angke jebol pada Jumat pagi, 23 Januari 2026. Peristiwa ini memperburuk genangan yang sudah terjadi akibat hujan deras, merendam ratusan rumah dan memaksa warga mengungsi.

Kronologi Banjir dari Awal hingga Surut

Banjir di Perumahan Pinang Griya Permai berkembang dengan cepat. Berikut garis waktu kejadian berdasarkan laporan di lapangan:

    title Kronologi Banjir & Penanganan di Pinang Griya Permai
    section 22-23 Januari Dini Hari
        Kamis-Malam Jumat : Hujan deras mengguyur wilayah 
                           Jabodetabek[citation:8]
        04.30 - 06.15 WIB : Tanggul Kali Angke dilaporkan jebol[citation:2][citation:4]
                            Air mulai masuk ke permukiman[citation:2]
    section 23 Januari (Siang-Malam)
        Pagi-Sore Hari : Banjir kian parah, ketinggian air 
                         mencapai 60-100 cm[citation:2][citation:9]
                         Warga mengungsi & evakuasi mandiri[citation:2][citation:9]
        Sore-Malam : Pemerintah merespons, 
                     operasi pompa & persiapan perbaikan[citation:1][citation:6]
    section 24 Januari (Dini Hari)
        Tengah Malam : Perbaikan tanggul sementara 
                       dinyatakan selesai[citation:1]
        00.30 WIB : Banjir di dalam rumah warga surut, 
                    genangan di jalan tinggal 15 cm[citation:1]

Dampak Langsung dan Kondisi Warga

Jebolnya tanggul yang menempel langsung dengan tembok belakang rumah warga menyebabkan air Kali Angke mengalir deras masuk ke permukiman. Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai sekitar 100 sentimeter di area terdalam pada Jumat sore. Sebanyak 1.800 keluarga dari dua Rukun Warga (RW 05 dan RW 06) terdampak.

Kondisi ini memicu kepanikan. Banyak warga, terutama yang memiliki balita dan lansia, memilih untuk mengungsi ke rumah saudara atau lokasi yang lebih aman sejak pagi hari. Bahkan, beberapa warga sempat terjebak dan harus dievakuasi melalui atap rumah mereka. Seorang warga, Ahmad Rizqon, menggambarkan situasi saat itu: “Saya yang rumahnya enggak terlalu jauh dari tanggul jebol itu sudah mengungsi ke rumah keluarga. Tinggi air di wilayah saya itu perkiraan sudah di 60 sentimeter dan terus naik”.

Upaya Tanggap Darurat dan Perbaikan

Pemerintah Kota Tangerang melalui berbagai instansi segera bergerak melakukan penanganan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerjunkan personel dan sarana ke tiga titik utama, termasuk Kecamatan Periuk dan Angke. Upaya difokuskan pada penyelamatan warga, pendirian posko, serta operasi pemompaan air.

Tanggul Kali Angke Jebol, Banjir Rendam Pinang Griya: Kronologi hingga Upaya Penanganan

Perbaikan tanggul yang jebol menjadi prioritas. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang melakukan perbaikan sementara, dan pekerjaan tersebut dilaporkan selesai pada Jumat malam pukul 23.30 WIB. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan konstruksi darurat berupa kisdam (krib miring dam) untuk membendung dan mengalihkan aliran air.

Banjir Meluas di Kota Tangerang

Insiden di Pinang Griya Permai adalah bagian dari banjir skala lebih besar yang melanda Kota Tangerang. Kapolres Metro Tangerang Kota melaporkan setidaknya ada 32 titik genangan di berbagai kecamatan, dengan ketinggian bervariasi antara 5 cm hingga 120 cm. Wilayah lain yang terdampak parah antara lain Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, yang menyebabkan akses Jembatan Bendungan Polor terputus.

Pemerintah kota telah mendirikan tiga posko pengungsian, tujuh posko kesehatan, dan dapur umum untuk membantu warga terdampak. Hingga Jumat siang, tercatat 160 orang dari 16 kepala keluarga terpaksa mengungsi.

Pasca Banjir dan Langkah ke Depan

Memasuki Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, kondisi mulai membaik. Kapolres Metro Tangerang Kota melaporkan bahwa air yang masuk ke dalam rumah warga di Pinang Griya Permai sudah surut. Namun, masih terdapat genangan air setinggi 15 cm di jalanan lingkungan perumahan.

Warga seperti Ali menyuarakan harapan agar pemerintah melakukan perbaikan permanen dengan konstruksi tanggul yang lebih kuat dan tinggi, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya evaluasi infrastruktur pengendali banjir secara menyeluruh pascabencana.

Semoga upaya pemulihan dapat berjalan lancar dan solusi berkelanjutan segera diwujudkan untuk melindungi warga dari ancaman banjir di kemudian hari.

author

Clara Host Berita Akurat

Pencarian Berita Akurat 2026 Berakhir Di Sini. Update Terkini & Terverifikasi Pencarian berita akurat 2026 Anda berakhir di sini. Akses update perdana & informasi terverifikasi seputar berita terbaru, ekonomi, dan teknologi.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *