Trump Ancam Tutup Jembatan, dunia internasional kembali dikejutkan oleh pernyataan keras Presiden AS Donald Trump yg mengancam akan memblokir pembukaan jembatan internasional baru antara Amerika Serikat dan Kanada. Ancaman ini menjadi eskalasi terbaru dalam tensi perdagangan antara dua negara bertetangga yang sudah memanas.
Dalam unggahan di media sosialnya pada 9 Februari 2026, Trump menyatakan bahwa ia “tidak akan mengizinkan jembatan ini dibuka” kecuali Amerika Serikat mendapatkan “kompensasi penuh” dan Kanada memperlakukan AS dengan “keadilan dan rasa hormat yang layak kita dapatkan”. Lebih jauh, ia menuntut agar AS mendapatkan setidaknya setengah kepemilikan atas aset senilai miliaran dolar tersebut.
Proyek Strategis yang Dipertaruhkan
Jembatan yang menjadi sasaran ancaman ini adalah Gordie Howe International Bridge, proyek infrastruktur senilai $4.6 miliar yang menghubungkan Detroit, Michigan, dengan Windsor, Ontario. Proyek ini bukan sekadar jembatan biasa, melainkan investasi strategis untuk ekonomi regional.
Jembatan ini dibangun untuk melengkapi Ambassador Bridge yang sudah ada dan diharapkan menjadi salah satu titik masuk (port of entry) terbesar di Amerika Utara. Sebuah studi bahkan memperkirakan jembatan baru ini dapat menghemat waktu perjalanan truk hingga 20 menit dan menghemat biaya pengemudi miliaran dolar dalam beberapa dekade.
Akar Permasalahan: Keluhan Perdagangan yang Berlarut
Ancaman Trump terhadap jembatan ini bukan datang tiba-tiba, melainkan puncak dari serangkaian keluhan perdagangannya terhadap Kanada.
- Ketidakseimbangan Proyek: Trump mengeluh bahwa Kanada memiliki kedua sisi jembatan dan membangunnya “hampir tanpa konten AS,” termasuk baja Amerika. Ia menyalahkan pemerintahan Obama karena memberikan pengecualian aturan “Beli Produk Amerika”.
- Akses Pasar: Trump juga menyoroti larangan di Ontario terhadap minuman keras AS dan tarif Kanada atas produk susu AS yang dinilainya tidak adil.
- Hubungan Kanada-China: Pemicu utama kemarahan terbaru Trump adalah upaya Kanada untuk memperdalam hubungan dagang dengan China. Trump telah mengancam akan mengenakan tarif 100% pada barang Kanada jika kesepakatan dengan China terlaksana, dan secara hiperbolis menyatakan bahwa China akan “mengakhiri SEMUA Hoki Es yang dimainkan di Kanada”.
Reaksi dan Dampak Potensial
Ancaman ini langsung menuai kritik, terutama dari perwakilan Michigan yang paling merasakan manfaat jembatan.
- Senator AS Elissa Slotkin menyatakan bahwa membatalkan proyek ini akan memiliki “konsekuensi serius” seperti biaya yang lebih tinggi untuk bisnis, rantai pasokan yang kurang aman, dan lebih sedikit lapangan kerja. Ia menegaskan bahwa Trump “menghukum warga Michigan untuk perang dagang yang dia mulai”.
- Gubernur Michigan Gretchen Whitmer lebih optimis, menegaskan bahwa jembatan “akan dibuka dengan satu atau lain cara” karena dibangun oleh pekerja serikat dari kedua negara dan akan menguntungkan industri otomotif negara bagiannya.
- Pihak Kanada, termasuk Perdana Menteri Mark Carney dan otoritas jembatan, belum memberikan tanggapan resmi. Carney sebelumnya telah menyatakan bahwa kekuatan besar mulai menggunakan integrasi ekonomi sebagai “senjata,” dan negara-negara berukuran menengah seperti Kanada harus bertindak bersama.
Kronologi dan Konteks yang Lebih Luas
Ancaman terhadap jembatan ini adalah babak terbaru dalam hubungan AS-Kanada yang kompleks. Trump sendiri pernah mendukung proyek ini pada 2017 dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Kanada saat itu, Justin Trudeau. Namun, hubungan memburuk setelah Kanada menentang kebijakan Trump dan mulai mendiversifikasi hubungan dagangnya.

Berikut garis waktu singkat eskalasi terkini:
- Januari 2026: Trump mengancam tarif 100% jika Kanada membuat kesepakatan dagang dengan China.
- 30 Januari 2026: Departemen Keamanan Dalam Negeri AS secara resmi menetapkan jembatan tersebut sebagai “port of entry”.
- 9 Februari 2026: Trump mengancam akan memblokir pembukaan jembatan dan menuntut separuh kepemilikannya.
Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?
Mekanisme bagaimana seorang presiden AS dapat memblokir pembukaan jembatan yang sebagian dimiliki oleh negara bagian dan sudah ditetapkan sebagai titik resmi masuk masih belum jelas. Ancaman ini kemungkinan besar merupakan taktik negosiasi tekanan tinggi.
Inti dari semua ini adalah tinjauan ulang Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA) yang dijadwalkan pada tahun 2026 ini. Ancaman terhadap proyek infrastruktur vital seperti Gordie Howe Bridge memberikan daya ungkit yang besar kepada Trump dalam negosiasi tersebut, di mana ia kemungkinan akan menuntut konsesi lebih lanjut dari Kanada.
Dengan kata lain, nasib jembatan yang telah menelan biaya miliaran dolar dan hampir selesai ini kini menjadi pion dalam permainan strategi geopolitik dan perdagangan yang lebih besar.
