User-agent: * Disallow: Sitemap: https://beatlesonline.com/sitemap.xml
Video Serangan AS-Israel Hancurkan Sekolah Perempuan di Iran, 40 Siswi Tewas
Video Serangan AS-Israel Hancurkan Sekolah Perempuan di Iran, 40 Siswi Tewas

Video Serangan AS-Israel Hancurkan Sekolah Perempuan di Iran, 40 Siswi Tewas

Video Serangan AS-Israel Dunia dikejutkan oleh tragedi kemanusiaan yg memilukan di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Sebuah sekolah dasar khusus perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, menjadi sasaran serangan rudal dalam operasi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Akibatnya, sedikitnya 40 siswi dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka . Video-video yang beredar di media sosial memperlihatkan kehancuran total bangunan sekolah dan kepanikan warga yang berusaha mengevakuasi korban dari reruntuhan. Simak fakta-fakta lengkapnya berikut ini!

Kronologi Tragedi: Sekolah Rata dengan Tanah di Hari Masuk Sekolah

Tragedi ini terjadi di saat para siswi baru saja memulai aktivitas belajar di hari pertama pekan sekolah di Iran . Menurut laporan kantor berita IRNA, sebanyak 170 siswa berada di dalam gedung Sekolah Shajareye Tayabeh ketika rudal menghantam bangunan tersebut .

Gubernur Minab, Mohammad Radmehr, mengonfirmasi bahwa sekolah tersebut menjadi sasaran langsung dalam operasi militer gabungan antara Israel dan AS . Belum diketahui secara pasti rudal siapa yang menghantam sekolah tersebut, namun serangan ini merupakan bagian dari gelombang agresi udara besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel sejak Sabtu dini hari .

“Jam pelajaran baru dimulai. Jumlah korban dikhawatirkan terus bertambah. Penyelamatan masih terus dilakukan,” demikian laporan media Iran, IRNA . Video yang diunggah akun Telegram yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menunjukkan warga setempat menggali reruntuhan sekolah dengan tangan kosong, sementara asap mengepul dari bangunan di sekitarnya . Teriakan dan tangisan histeris terdengar dari para orang tua yang mencari anak-anak mereka.

Data Korban: Angka yang Terus Berubah

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari berbagai sumber, jumlah korban jiwa dilaporkan berbeda-beda seiring proses evakuasi yang masih berlangsung. Berikut tabel perbandingan data korban dari berbagai media:

SumberJumlah TewasJumlah Luka-LukaKeterangan
UNI India4048Mengutip Mehr News Agency 
Media Indonesia576053 siswi masih terjebak reruntuhan 
Inilah.com51Tidak disebutkanKorban adalah siswa SD 
Kurdistan2440Tidak disebutkan170 siswa di dalam gedung 
Kompas.id5160170 orang di sekolah saat ledakan 
The New Arab4045Update terbaru korban tewas 
Middle East Eye4045Korban berusia 7-12 tahun 
Garuda TV5760Rudal juga hantam klinik dekat sekolah 
WDRB/AP4045Mengutip laporan IRNA 

Middle East Eye melaporkan bahwa para korban adalah anak-anak berusia antara 7 hingga 12 tahun . Kota Minab sendiri diketahui menjadi lokasi pangkalan militer IRGC .

Reaksi Iran: “Demi Allah, Kami Tak Akan Biarkan”

Pemerintah Iran bereaksi keras atas serangan yang menewaskan puluhan siswa tak berdosa ini. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tak mampu menahan amarah. Dalam pernyataannya yang dikutip Al Jazeera, ia bersumpah akan melakukan aksi balasan.

Demi Allah. Kami tak akan membiarkan begitu saja, ” tegas Araghchi . “Mereka adalah anak-anak yang tidak bersalah,” ungkapnya dengan nada getir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmael Baqaie, mengecam keras tindakan “agresi yang keterlaluan dan tidak beralasan” ini. Ia menyebut bahwa “puluhan gadis muda yang tidak bersalah” tewas dan cacat akibat serangan di sekolah di Minab .

Wakil Menlu Iran Hamid Ghanbari menyoroti waktu serangan yang bertepatan dengan upaya mediasi yang sedang berlangsung. “Serangan di tengah perundingan memicu kerusakan kepercayaan pada upaya perdamaian,” ujarnya . Oman sebelumnya tengah memediasi negosiasi antara AS dan Iran untuk menghindari perang, dan Menteri Luar Negeri Oman menyatakan “sangat kecewa” dengan serangan ini .

Seruan Trump dan Netanyahu: “Ambil Alih Pemerintahan Anda”

Di tengah tragedi kemanusiaan ini, Presiden AS Donald Trump justru mengeluarkan pernyataan kontroversial. Dalam video berdurasi delapan menit yang diunggah di Truth Social, Trump mengumumkan bahwa AS telah memulai “operasi tempur besar-besaran” melawan Iran .

Trump menuduh Iran menolak semua kesempatan untuk meninggalkan ambisi nuklirnya, dan menyebut AS “tidak tahan lagi” . Ia kemudian menyerukan rakyat Iran untuk bangkit melawan kepemimpinan Islam yang telah memerintah sejak 1979.

Ketika kita selesai, ambil alih pemerintahan Anda. Itu akan menjadi milik Anda untuk diambil, ” kata Trump dalam pernyataan videonya .

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggemakan sentimen ini, mengatakan, “Operasi bersama kita akan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran yang berani untuk mengambil nasib mereka ke tangan mereka sendiri” .

Iran Balas: Rudal dan Drone Hantam Pangkalan AS

Menanggapi jatuhnya korban sipil dan serangan di ibu kota, Angkatan Bersenjata Iran segera meluncurkan serangan balasan besar-besaran. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa mereka telah menyerang beberapa pangkalan militer AS di kawasan .

Target-target yang dilaporkan terkena serangan balasan Iran meliputi:

  • Markas Udara Al Udeid di Qatar (pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah) 
  • Pangkalan Udara Al Salem di Kuwait 
  • Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab 
  • Markas Armada Kelima AS di Bahrain 

Kementerian Pertahanan Kuwait mengonfirmasi bahwa pangkalan Al-Salem diserang sejumlah rudal balistik, namun “pertahanan udara Kuwait sukses menangkisnya” . Di Bahrain, Iran menyerang markas komando armada V AS menggunakan pesawat nirawak, dengan sasaran radar peringatan dini .

Di Abu Dhabi, seorang warga sipil dilaporkan tewas akibat terkena puing-puing rudal Iran yang jatuh di kawasan pemukiman . Ledakan juga dilaporkan terjadi di Dubai, dan semua penerbangan ke dan dari bandara sempat ditangguhkan .

Respons Internasional: Kecaman dan Seruan Pengendalian Diri

Dunia internasional bereaksi cepat terhadap eskalasi konflik ini. Berikut adalah respons dari berbagai negara dan organisasi internasional:

Negara/OrganisasiRespons
IndonesiaPresiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan menjadi mediator antara AS dan Iran jika disetujui kedua belah pihak 
Arab SaudiMengecam “agresi brutal Iran” dan menyatakan solidaritas penuh dengan negara-negara Teluk yang menjadi sasaran balasan Iran 
PrancisPresiden Emmanuel Macron menyatakan situasi “berbahaya bagi semua orang” dan “ini harus dihentikan” 
InggrisPM Keir Starmer memimpin rapat COBRA, mengerahkan jet Typhoon ke Qatar untuk lindungi pangkalan Al-Udeid 
JermanMengadakan rapat darurat, imbau warganya di Iran dan Israel untuk daftar ke kedutaan 
NorwegiaMenlu menyatakan serangan Israel “tidak sesuai hukum internasional” 
ICRCMemperingatkan “reaksi berantai berbahaya” di seluruh kawasan 

Kesimpulan

Tragedi di Minab menjadi titik nadir dalam konflik berkepanjangan antara AS-Israel dan Iran. Sebuah sekolah dasar yang seharusnya menjadi tempat belajar dan bermain bagi anak-anak, berubah menjadi kuburan massal akibat serangan rudal. Puluhan siswi bergelimpangan, puluhan lainnya luka-luka dan kehilangan masa depan.

Dengan 40 hingga 57 siswi tewas (tergantung sumber), dan serangan balasan yang meluas ke sejumlah pangkalan AS di Timur Tengah, konflik ini kini memasuki babak baru yang lebih mengerikan. Seruan Trump kepada rakyat Iran untuk “mengambil alih pemerintahan” mengindikasikan bahwa tujuan operasi ini tidak sebatas menghancurkan fasilitas militer, tetapi juga mengubah rezim di Teheran.

Yang jelas, korban yang berjatuhan di Minab adalah mereka yang paling tidak bersalah—anak-anak perempuan yang hanya ingin belajar, bermain, dan meraih mimpi di masa depan. Dunia kini menanti apakah seruan kemanusiaan akan mampu meredam eskalasi, atau justru konflik akan terus meluas dengan lebih banyak lagi korban sipil berjatuhan.

Pantau terus portal berita kami untuk update terbaru perkembangan konflik Iran-Israel dan dampaknya terhadap kawasan Timur Tengah! Jangan lupa bagikan artikel ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan.

author

Clara Host Berita Akurat

Pencarian Berita Akurat 2026 Berakhir Di Sini. Update Terkini & Terverifikasi Pencarian berita akurat 2026 Anda berakhir di sini. Akses update perdana & informasi terverifikasi seputar berita terbaru, ekonomi, dan teknologi.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *