User-agent: * Disallow: Sitemap: https://beatlesonline.com/sitemap.xml
Ancaman Militer KeMeja Perundingan: Diplomasi Petro-Trump di Gedung Putih
Ancaman Militer KeMeja Perundingan: Diplomasi Petro-Trump di Gedung Putih

Ancaman Militer KeMeja Perundingan: Diplomasi Petro-Trump di Gedung Putih

Ancaman Militer KeMeja Perundingan Dalam pertemuan yang penuh dengan ketegangan laten, Presiden Kolombia Gustavo Petro bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada 3 Februari 2026. Pertemuan ini terjadi hanya sebulan setelah Trump mengancam akan melakukan intervensi militer di Kolombia dan menuduh Petro secara langsung terlibat dalam perdagangan kokain.

Perjalanan dari ancaman ke undangan ini menandai babak baru yang tak terduga dalam hubungan kedua negara, yang sempat memanas pasca operasi militer AS di Venezuela.

Kronologi Ketegangan yang Memuncak

Eskalasi antara kedua pemimpin mencapai puncaknya pada awal Januari 2026. Setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Trump mengalihkan perhatiannya ke Kolombia. Di atas pesawat Air Force One, ia menyebut Kolombia sebagai negara yang “sangat sakit” dan djalankan oleh “orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat”. Saat ditanya wartawan mengenai kemungkinan aksi militer serupa di Kolombia, Trump dengan singkat menjawab, “Kedengarannya bagus bagi saya”.

Petro, yang merupakan mantan gerilyawan sayap kiri dan presiden pertama dari kalangan progresif di Kolombia, membalas dengan nada konfrontatif. Ia bersumpah akan “mengangkat senjata lagi” demi tanah airnya jika ancaman terus berlanjut. Ia juga menyerukan demonstrasi nasional dan mengecam operasi AS di Venezuela sebagai “penculikan” dan “tindakan tirani”.

Namun, dinamika berubah secara dramatis hanya beberapa hari kemudian. Berikut adalah garis waktu singkat ketegangan hingga pertemuan:

TanggalPeristiwa KunciSumber
Akhir 2025Hubungan memburuk; AS mencabut sertifikasi Kolombia sebagai mitra perang narkoba & menjatuhkan sanksi pada Petro.
3 Jan 2026AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
4-5 Jan 2026Trump ancam Kolombia; Petro balas ancam akan “angkat senjata”.
7 Jan 2026Trump dan Petro lakukan percakapan telepon “akomodatif”; undangan ke Gedung Putih dilayangkan.
14 Jan 2026Petro konfirmasi pertemuan dijadwalkan pada 3 Februari 2026.
3 Feb 2026Pertemuan tatap muka pertama kedua pemimpin diadakan di Gedung Putih.

Motif di Balik Meja Perundingan

Lalu, apa yang menyebabkan perubahan sikap drastis dari konfrontasi ke diplomasi dalam hitungan hari? Analisis dari beberapa sumber media dan ahli memberikan beberapa alasan kunci:

Ancaman Militer KeMeja Perundingan: Diplomasi Petro-Trump di Gedung Putih
  1. Keinginan Menurunkan Eskalasi: Setelah percakapan telepon selama satu jam pada 7 Januari, kedua pihak tampaknya sepakat untuk mendinginkan situasi. Petro mengaku memilih untuk “melunakkan nada bicaranya”, sementara Trump menyebut percakapan itu “akomodatif” dan menghargai sikap Petro.
  2. Kepentingan Keamanan Regional: AS membutuhkan kerja sama Kolombia untuk menstabilkan situasi di Venezuela pasca-penangkapan Maduro. Kolombia, yang berbagi perbatasan panjang dengan Venezuela, telah mengerahkan pasukan tambahan ke wilayah perbatasan tersebut.
  3. Politik Elektoral Kolombia: Masa jabatan Petro akan berakhir pada Agustus 2026, dengan pemilihan presiden baru digelar pada Mei. Pemerintahan Trump diduga lebih memilih untuk menunggu hasil pemilu daripada mengambil tindakan militer yang berisiko. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahkan menyatakan harapan untuk bekerja “lebih kooperatif” dengan presiden Kolombia yang baru.
  4. Warisan Kerja Sama yang Panjang: Terlepas dari ketegangan politik saat ini, AS dan Kolombia memiliki sejarah panjang sebagai sekutu militer dan ekonomi. Kedua negara tetap memiliki kepentingan untuk menjaga fondasi hubungan bilateral ini.

Agenda dan Harapan dari Pertemuan

Pertemuan tertutup di Gedung Putih tersebut difokuskan pada isu perdagangan narkoba, yang merupakan akar ketegangan. Trump sebelumnya berulang kali menuduh pemerintahan Petro gagal mengendalikan produksi kokain yang membanjiri AS. Di sisi lain, pemerintah Kolombia menyatakan akan memaparkan data keberhasilan mereka dalam menyita kokain serta program pengalihan tanaman koka ke komoditas legal.

Meski tuduhan personal telah diredakan, perbedaan pendapat mendasar tetap ada. Petro adalah kritikus vokal terhadap kebijakan luar negeri Trump di Amerika Latin dan konflik di Gaza, yang telah membuatnya terkena sanksi visa AS. Pertemuan ini lebih dilihat sebagai upaya untuk memulihkan saluran komunikasi langsung dan mengelola perbedaan, daripada mencapai kesepakatan revolusioner.

Masa Depan Hubungan AS-Kolombia

Pertemuan antara Trump dan Petro mungkin berhasil mencegah krisis langsung, tetapi masa depan hubungan kedua negara sangat bergantung pada dinamika politik domestik. Pemerintahan Trump jelas lebih nyaman bekerja dengan pemerintahan sayap kanan di kawasan ini. Dengan pemilihan presiden Kolombia yang semakin dekat, Washington mungkin memilih untuk bersikap menunggu.

Bagi Kolombia, pertemuan ini adalah ujian diplomasi yang krusial bagi Petro. Ia harus menegaskan kedaulatan negaranya sambil menjaga kerja sama teknis yang penting, seperti koordinasi intelijen untuk memerangi kartel narkoba, yang telah ditegaskan kembali oleh menteri-menterinya pasca-ancaman TrumpPertemuan di Gedung Putih bukanlah akhir dari kisah, melainkan jeda dalam hubungan kompleks antara dua sekutu lama yang sedang mencari cara baru—atau menunggu perubahan—untuk bekerja sama.

Catatan Editor: Artikel ini disusun berdasarkan pemberitaan dari berbagai sumber nasional dan internasional terpercaya hingga tanggal 3-4 Februari 2026. Perkembangan lebih lanjut mengenai hasil pertemuan dan hubungan bilateral dapat berubah sesuai dengan keterangan resmi dari kedua pemerintah.

author

Clara Host Berita Akurat

Pencarian Berita Akurat 2026 Berakhir Di Sini. Update Terkini & Terverifikasi Pencarian berita akurat 2026 Anda berakhir di sini. Akses update perdana & informasi terverifikasi seputar berita terbaru, ekonomi, dan teknologi.

Similar Posts