Banjir 4Meter Landa Perumahan Periuk Damai, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi dan Salurkan Bantuan
Clara Host Berita Akurat
Banjir 4Meter Landa Perumahan Periuk Damai Saat air mulai merangkak naik hingga mencapai atap petugas kepolisian & relawan bahu-membahu membawa warga, termasuk para lansia, ke tempat yang aman menggunakan perahu karet.
Banjir terjadi secara bertahap mulai pukul 03.00 WIB dini hari Jumat. Puncaknya, air luapan dari Kali Sabi masuk ke permukiman warga dengan ketinggian yang sangat signifikan, hingga hampir menenggelamkan atap rumah di beberapa titik.
Lurah Periuk, Anang Sunardi, menyatakan bahwa banjir kali ini lebih parah dibandingkan dengan kejadian serupa pada 2020 lalu. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang secara luas menjadi penyebab utama meluapnya sungai.
Dampak dan Kondisi Warga
Dampak banjir ini sangat serius. Ratusan rumah terendam dengan ketinggian air yang bervariasi, bahkan mencapai sekitar 2 meter di beberapa lokasi dan 4 meter di titik terdalam.
Banyak warga yang mengungsi ke tempat-tempat aman seperti Masjid Al-Jihad dan ruko terdekat. Namun, tidak sedikit pula yang memilih bertahan di lantai dua rumah mereka untuk menjaga harta benda.
Aksi Penanganan Darurat dan Bantuan
Pemerintah dan aparat segera mengambil langkah-langkah cepat untuk menangani bencana ini. Berikut adalah ringkasan upaya penanganan yang dilakukan:
Pihak
Bentuk Bantuan & Aksi
Lokasi/Sasaran
Polres Metro Tangerang Kota
Evakuasi, bantuan paket sembako, susu, popok bayi, selimut, trauma healing.
Tinjau langsung lokasi, koordinasi penanganan terpadu.
Kecamatan Periuk (dipantau Wawali), Pinang, Cipondoh.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan penanganan secara terkoordinasi dengan fokus pada keselamatan dan kesehatan warga. Ia juga memastikan layanan kesehatan berjalan optimal di posko-posko yang telah disiapkan, serta menginstruksikan sekolah untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sementara waktu.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian institusi untuk memberikan rasa aman dan memastikan penanganan bencana berjalan baik.
Upaya Pemulihan dan Harapan Warga
Saat ini, proses evakuasi dan pendistribusian bantuan masih terus berlangsung. Warga yang terdampak berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan solusi jangka panjang agar musibah serupa tidak terulang di masa depan. Koordinasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan relawan masyarakat terus dikuatkan untuk memulihkan kondisi secepat mungkin.
Jika Anda berada di wilayah terdampak dan membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada petugas di posko terdekat atau hubungi layanan darurat.
To provide the best experiences, we use technologies like cookies to store and/or access device information. Consenting to these technologies will allow us to process data such as browsing behavior or unique IDs on this site. Not consenting or withdrawing consent, may adversely affect certain features and functions.