User-agent: * Disallow: Sitemap: https://beatlesonline.com/sitemap.xml

Site icon Pencarian berita akurat 2026 Anda berakhir di sini. Akses update perdana & informasi terverifikasi seputar berita terbaru, ekonomi, dan teknologi.

Skandal diBalik Dinding Ormas: Markas Judi di Medan yang Dilindungi Sandi Rahasia

Skandal diBalik Dinding Ormas sebuah sekretariat organisasi kemasyarakatan di Medan, ygseharusnya menjadi wadah pengabdian masyarakat, justru berubah menjadi sarang perjudian ilegal dengan sistem keamanan layaknya tempat persembunyian, lengkap dengan kode akses verbal untuk para pemainnya.

Pada Rabu, 28 Januari 2026 dini hari, polisi menggerebek dua ruko di Jalan Tapian Nauli, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Lokasi yang diduga merupakan sekretariat Pimpinan Anak Cabang (PAC) sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) itu, ternyata menjadi markas operasional judi tembak ikan dan dingdong.

Operasi Penggerebekan dan Profil Pelaku

Operasi yang digelar Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal ini berhasil mengamankan empat orang di lokasi beserta barang bukti. Berikut adalah rincian peran para tersangka yang berhasil diamankan:

InisialUsiaPeran dalam Operasi Judi
MH19Bertindak sebagai bandar sekaligus kasir, mengoperasikan mesin judi.
DH29Berperan sebagai penjaga gerbang/pintu masuk lokasi.
HS29Salah satu pemain yang sedang bermain saat penggerebekan.
A57Salah satu pemain yang sedang bermain saat penggerebekan.

Namun, operasi ini belum sepenuhnya berakhir. Polisi masih memburu dua orang yang diduga sebagai otak di balik usaha haram ini, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Keduanya adalah pasangan suami-istri berinisial FS dan EH (atau EA).

Modus Operasi yang Terstruktur

Penggerebekan ini mengungkap praktik yang terorganisir dan penuh modus. Berikut poin-poin kuncinya:

Ironi dan Komitmen Penindakan

Kasus ini menyisakan ironi yang dalam. Kapolrestabes Medan menyatakan bahwa sangat ironis praktik perjudian justru beroperasi di sekretariat ormas yang seharusnya menjadi bagian dari elemen masyarakat. Ia menegaskan komitmen Polrestabes Medan dan seluruh jajaran untuk terus mengungkap dan menindak tegas praktik perjudian, di manapun lokasinya.

Pihak kepolisian kini masih mendalami kasus ini dan melakukan pemburuan terhadap kedua DPO. Prarekonstruksi dengan 20 adegan telah digelar untuk mencocokkan fakta di lapangan dengan keterangan para tersangka.

Penutup

Skandal markas judi bersandi di kantor ormas Medan ini menjadi contoh nyata penyalahgunaan fasilitas organisasi sosial untuk kejahatan terstruktur. Kasus ini mengingatkan bahwa benteng pertahanan terhadap kejahatan harus dibangun di semua lini, termasuk di tempat-tempat yang secara simbolis seharusnya berdiri untuk masyarakat.

Exit mobile version